Balas dendam
Kata balas dendam menurut gue kata yang menyeramkan. Kenapa? Karena akibat kata ini kita akan memiliki musuh lain dalam hidup kita. Balas dendam, ya semua orang pasti ingin melakukan balas dendam kepada orang yang menorehkan luka pada dirinya baik itu besar atau pun kecil. Namun dengan melakukan balas dendam yang terluka akan merasa puas dan sangat puas.
Tapi sadarkah kita apakah dengan balas dendam semua akan kembali seperti semula?
Itu pun menjadi pertanyaan buat diri gue sendiri. Gue gak mau munafik, gue juga ingin balas dendam ke beberapa orang di dalam hidup gue. Ke orang2 yang udah buat gue harus kehilangan banyak hal. Tapi setelah sekian lama dan gue ketimpa sesuatu hal yaitu 'di kecewakan' saat itu lah gue berfikir apa gunanya balas dendam jika semuanya tidak bisa kembali lagi seperti semula.
Banyak hal yang gue lakukan untuk mengembalikan semuanya, tapi apa semua sirnah dan balas dendam tidak menimpulkan apa2 untuk gue. Semua malah berakhir lebih buruk.
Dan karena semunya hanya bisa gue jadikan pembelajaran dalam hidup gue. Dan berserah kepada Tuhan karena Dia gak akan membiarka Anak2Nya jatuh sejatuhnya saat kita mengaku kepadaNya.
Dan sekarang menurut gue balas dendam bukanlah jalan satu2nya untuk kita menyelesaikan sebuah masalah, bukan jalan satu2nya untuk kita melihat org lain yang telah menghancurkan kita merasakan apa yg kita rasakan, bukan jalan satu2nya untuk menunjukan kita adalah org yang hebat. Sebelum kita mau balas dendam ingat apa dampak yang akan kita dapat dari semua balas dendam itu? Apa semua akan kembali seperti semula lagi? Jika semua sama dan kita gak dapet apa2 mending kita jangan balas dendam. Tapi lebih baik kita mengikhlaskan dan mengampuni, susah memang tapi ingatlah bahwa ada hukum tabur tuai. Apa yang kita taman itu yang akan tuai. Ingat juga bukankah kita gak mau menjadi orang yang sama seperti mereka. Jadi biarkan mereka menanam apa yang mereka lakukan dan kita melakukan apa yang baik untuk masa depan kita.
Karena gue percaya Tuhan gak tidur dan gak akan pernah tinggal diam ketika AnakNya di permalukan.
Itu yang gue rasakan ketika gue difitnah dan di hancurkan oleh orang yang gue sayang. Awalnya gue balas dendam dengan nunjukin kalo gue juga bisa. Tapi ujung2nya gue kalah juga tapi gue tetap balas dendam lagi dan lagi tapi tetap kalah. Namun saat itu sahabat gue bilang "buat apa lo balas dendam dan nyakitin diri sendiri dengan cara bodoh gini, mending lo sekarang kerja yang bener, tata masa depan lo dan berDoa minta pengampunan dan cara menghiklaskan semua bakal indah tanpa lo harus balas dendam dan nunjukin kalo lo lemah dan lo sama jahatnya kayak dia". Dan kalian tau, gue gak langsung terima saran temen gue tapi ada satu peristiwa yang buat gue sadar dan saat itu juga gue ngelakuin apa yang temen gue sarankan. Susah dan memang sangat susah tapi kalian tau dengan cara itu hidup gue lebih membaik dan berwarna dan menemukan hal baru dan teman baru.
Karena satu yang gue pegang "Tuhan gak akan memberikan pencobaan melebihi batas kekuatan kita dan hukum tabur tuai".
Jadi buat apa balas dendam kalo lo bisa membuat hidup lo lebih baik ketimbang balas dendam dan membuat lo menjadi sama jahatnya seperti mereka.
Sepintar2nya tupai melompat pasti akan jatuh juga.
Happy reading guys...
Maaf gak jelas tapi semoga bermanfaat..
Jangan lupa follow, like dan komen ya...
Happy weekend ♡
Cerpen & Artikel
Jumat, 08 Desember 2017
Minggu, 21 Februari 2016
wanita dan pemikirannya
Ada serorang wanita menyukai seorang lelaki yang begitu dingin, pendiam dan susah untuk diajak untuk membuka sebuah pembicara. Karna wanita ini begitu mencintai dan mau mencoba untuk membuatnya hangat, dia terus berusaha untuk membuka topik sebuah pembicaraan agar pendekatan yang dia lakukan bisa membuahkan hasil. Setiap hari sang wanita mencoba terus bersabar dengan dinginnya sang lelaki. Wanita ini merupakan seorang yang begitu care dengan orang lain, namun untuk kali ini dia begitu susah mendekati, sangat susah dan susah. Dan kalian tau apa yang akhirnya wanita itu lakukan? Dia mengakhiri semuanya walaupun itu susah untuknya tp dia berusaha berkat sang lelaki itu dia belajar untuk bersikap dingin kepada beberapa orang dan menunjukan kehangatannya hanya kepada orang yang ia cintai. Dan kalian tau apa yang terjadi dengan lelaki itu? Sekarang sang lelaki setiap bertemu dengan mulai tersenyum dan menyapa tp sekrng sang wanita mulai dingin kepadanya krna rasa yang dia miliki sudah mulai pudar.
Inti dari semua ini adalah
Setiap orang bisa berubah kapan pun dan belajar apapun dari setiap hal yang dia rasakan dan dapatkan . "Apa yang ingin orang lain lakukan kepada mu, hendaknya berbuatlah demikian kepada orang lain"
Inti dari semua ini adalah
Setiap orang bisa berubah kapan pun dan belajar apapun dari setiap hal yang dia rasakan dan dapatkan . "Apa yang ingin orang lain lakukan kepada mu, hendaknya berbuatlah demikian kepada orang lain"
Langganan:
Postingan (Atom)